Eksperimen Merubah Antena UHF Menjadi Antena HSDPA

Berawal dari lemahnya penerimaan signal HSDPA di kamar, iseng-iseng saya pun bereksperimen membuat sendiri antena luar pengarah yagi dari antena UHF TV.
setelah browsing sana-sini dan mendapatkan beberapa model antena GSM, inspirasi nekat dan tanpa perhitugan jelas pun muncul. Dalam pikiran saya tertuju pada bentuk pola antena sederhana UHF. Kenapa ?, karena tidak perlu merakit dari ulang dan polanya hampir sama dengan antena yagi GSM pada umumnya, cukup merubah sedikit dari model aslinya antena UHF pun bisa menerima dengan baik frekuensi GSM.
Kemudian saya pun pergi ke toko elektronik untuk mencari antena UHF yang menurut saya bisa digunakan berikut kabelnya Coaxial dengan impedensi 75ohm. Dalam hal ini saya memilih model antena sederhana seperti gambar berikut.



Nah setelah mendapatkan antena yang saya cari, kemudian dengan berbagai macam perubahan agar bisa menangkap signal dengan baik akhirnya ketemulah model dan perubahan yang tidak terlalu banyak.
Perhatikan perubahan antena UHF ini, antena saya foto setelah terpasang dan bekerja dengan baik.



Perlu diketahui kenapa saya sebut bentuk yang sederhana karena hanya terdiri single direktor dengan 5 elemen, driven dan reflektor dengan tiga elemen dan harganya pun cukup murah hanya 20 ribu rupiah.
Murah meriah bukan?

Akan saya jelaskan sedikit langkah-langkah bagaimana merakitnya.
Pertama adalah merubah reflektor antena UHF, saya melepas semua elemen dan rangka reflektor kemudian saya rubah menjadi memanjang satu elemen dengan ukuran 30 cm. (lihat foto di atas). Kemudian 3 elemen reflektor aslinya yg saya lepas tadi saya tambahkan kebagian direktor tiga baris di depan driven. Ini bagian yang paling sensitif yaitu tambahan elemen berdiri yang saya tempatkan di belakang driven. (lihat foto ini)



Tambahkan elemen dengan panjang 15cm dan jarak dari belakang driven 3cm.
Antena pun sudah jadi siap dipasang (lihat cara memasang antena), tidak rumit bukan?. Sekali lagi perlu saya tegaskan bahwa eksperimen ini tidak melalui rumus yang jelas, hanya kebetulan saja tapi dapat menerima dengan baik signal GSM.
sebelum memasang antena sebaiknya dicari dulu posisi yang dapat menerima signal terkuat. Saya menggunakan HP Nokia N70 sebagai patokan signal untuk mencari posisi terkuat.
Setelah terpasang sebisa mungkin arah antena tidak terhalang tembok, pohon ataupun sesuatu yang menghalangi pandangan lepas. Dalam eksperimen saya jarak BTS sekitar 5 kilometer, antena saya arahkan ke lokasi BTS dengan cara menggeser memutar-mutar dari tiangnya hingga mendapatkan level tertinggi. Al hasil arah pun dapat terpusat dan signal bar naik sangat mengagetkan, yang awalnya hanya menerima 1 bar HSDPA dengan level -103s/d-105 dBm, kini naik hingga 3 bar dengan level -80 s/d -83 dBm, dan setabil di level -83 dBm. Ini artinya antena eksperimen saya bekerja dengan baik dengan peningkatan hingga 22 dBm dan tidak sia-sia saya yang sudah mengorbankan antena Blade yang saya potong kabelnya hanya untuk mendapatkan pigtailnya.

Berikut perubahan signal dari sebelum menggunakan antena UHF dan sesudahnya.
Dalam hal ini saya menggunakan Modem sierra AirCard 875U.





Sebelum mengunakan antena



setelah menggunakan antena

dan antena Blade saya yang menjadi korban, karena percuma saja menggunakan antena ini jika di dalam ruangan tidak mengalami perbuhan yang berarti, yang terjadi malah sebaliknya signal sering searching jika modem dipaksa di jaringan 3G only.



Nah dari eksperimen ini mungkin anda dapat mengembangkan lagi yang ekstrim dan lebih sempurna lagi. Eksperimen ini hanyalah rasa penasaran saya bagaimana menemukan cara agar mendapat signal HSDPA yang lebih baik.
Dan perlu diketahui bahwa signal kuat bukan berarti koneksi lebih cepat, speed koneksi tergantung pada penyedia layanan. Jadi pilihlah operator yang menurut anda bagus dan terpercaya.
Selamat Berkreasi, kalo bisa sendiri kenapa tidak!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

9 Response to "Eksperimen Merubah Antena UHF Menjadi Antena HSDPA"

  1. Sadira says:
    Kamis, Februari 11, 2010 8:57:00 AM

    Di daerah mana pa

  2. yusup lamba says:
    Sabtu, Februari 13, 2010 9:58:00 PM

    pondok ungu,Bekasi.

  3. Perpustakaan Ebook 2012 says:
    Senin, April 26, 2010 7:59:00 AM

    Mas yususp trims info cz saya juga rencana jg mw bwt seperti tp blm dpt referensinya,setelah browsing eh....nyasar sampai blog anda.trims bgt.

  4. Guru Desa says:
    Jumat, April 30, 2010 11:11:00 PM

    mohon diperjelas bagaimana menghubungkan antena dengan HP...!!! krn saya msh awam alias gaptek. mohon bantuanya, terima kasih...

  5. distyans says:
    Senin, Mei 17, 2010 5:34:00 PM

    Pondok Ungu sebelah mana pak Yusup









    http://semendung.blogspot.com
    http://distyans.wordpress.com

  6. Anonim Says:

    ngapusi...

  7. Anonim Says:

    kayaknya gak ngefek deh, kalau membuat bar sinyal naik mungkin, kalau mempercepat internet gak bisa, khan beda frekuensi,kalau mau pake antena khusus modem udh di set dan diukur frekuensinya tidak asal-salan,tidak ada yg bisa mempercepat internet dengan cara apapun, kecuali jaringan di tempat anda mendukung 3g dan pemakaian dalam satu area tidak banyak,tip dan trik percuma tdk akan menyelesaikan masalah,

  8. kangmas says:
    Minggu, Juni 01, 2014 5:37:00 PM

    menarik dan unik antena tv jd antena gsm...

  9. Dedi says:
    Jumat, Maret 03, 2017 10:47:00 AM

    Contoh foto gk bisa nampil gan.! Penasaran pngen buat juga